
EDITORIAL.ID – Setelah tertunda selama empat bulan sejak wafatnya pada akhir Februari lalu akibat serangan udara, rangkaian upacara pemakaman kenegaraan untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, resmi dimulai.
Pemerintah Iran merancang prosesi ini dalam skala masif sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus pesan simbolis ketahanan nasional.
Dikutip dari berbagai media, ​rangkaian upacara pelepasan jenazah ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 3 hingga 9 Juli 2026 dan akan melintasi beberapa kota suci di Iran serta Irak.
​Rundown Prosesi Pemakaman (3-9 Juli 2026)
​Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis oleh kantor berita negara Iran (IRNA) dan media internasional, berikut adalah linimasa prosesi pemakaman:
1. ​Kamis Malam & Jumat (3 Juli): Upacara Penghormatan Awal (Lying-in-State)
Jenazah Ayatollah Ali Khamenei bersama anggota keluarga yang gugur bersamanya telah dibawa ke Masjid Agung Mosalla di Tehran. Upacara dihadiri oleh para pejabat tinggi militer (termasuk korps IRGC), Presiden Masoud Pezeshkian, serta delegasi dan kepala parlemen dari berbagai negara sahabat (seperti Irak, Pakistan, Armenia, dan Tajikistan).
2. Sabtu & Minggu (4-5 Juli): Upacara Perpisahan Publik di Tehran
Masyarakat umum dan jutaan pelayat dari berbagai wilayah di Iran dijadwalkan hadir di ibu kota untuk memberikan penghormatan terakhir di kawasan Masjid Mosalla.
3. ​Senin (6 Juli): Prosesi Pemakaman Utama di Ibu Kota
Puncak prosesi iring-iringan besar (funeral procession) akan digelar di sepanjang jalan-jalan utama Kota Tehran sebelum jenazah diberangkatkan ke kota berikutnya.
4. ​Selasa (7 Juli): Prosesi di Kota Suci Qom
Jenazah akan dibawa ke kota suci Qom, pusat keagamaan dan teologi Syiah di Iran, untuk disalatkan dan diarak oleh para ulama senior serta santri setempat.
5. ​Rabu (8 Juli): Prosesi Lintas Batas di Irak (Baghdad, Najaf, & Karbala)
Memenuhi permintaan para tokoh politik dan ulama Syiah Irak, jenazah Khamenei akan diterbangkan ke Irak. Prosesi penghormatan akan dilakukan di Baghdad, dilanjutkan ke situs-situs suci di Najaf dan Karbala.
6. ​Kamis (9 Juli): Pemakaman Akhir di Mashhad Jenazah akan dikembalikan ke Iran untuk prosesi pemakaman akhir dan penguburan di Kompleks Makam Imam Reza di kota Mashhad, salah satu tempat paling suci dalam tradisi Syiah.
​Pengamanan Ketat dan Gencatan Senjata Sementara
​Media-media Barat melaporkan bahwa pemakaman berskala raksasa ini diperkirakan akan dihadiri oleh jutaan orang. Demi kelancaran acara, Iran dan Amerika Serikat dikabarkan telah menyepakati de-eskalasi atau jeda ketegangan militer sementara di kawasan Selat Hormuz selama satu minggu.
​Meski demikian, pihak militer Iran tetap mengeluarkan peringatan keras kepada AS dan sekutunya untuk tidak melakukan tindakan provokatif apa pun yang dapat mengganggu jalannya prosesi suci ini. (FikA)















