
EDITORIAL.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus menghadiri deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Kenyauk, Kecamatan Sepauk, Selasa 21 Juli 2026.
Hadir pada kegiatan tersebut Rosa Trifina selaku Kadis Kesehatan Sintang, perwakilan OPD, Margareta Siregar selaku Project Manager Wahana Visi Indonesia untuk wilayah Sintang Melawi, Kepala Puskesmas Sepauk, Camat Sepauk, Kades Kenyauk dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kartiyus menyampaikan rasa bangganya, karena masyarakat Desa Kenyauk sudah berani mendeklarasikan diri untuk tiga pilar sanitasi berbasis masyarakat, yakni stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, dan pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga.
“Kalau bisa lanjutkan lagi ke pengelolaan limbah dan sampah rumah tangga. Desa Kenyauk menjadi desa ke 176 yang sudah deklarasi ODF. Saya juga bertekad agar desa berstatus desa mandiri, wajib ODF juga,” kata Kartiyus.
“Saya berterima kasih kepada Tim Wahana Visi Indonesia yang sudah membantu Pemkab Sintang selama 12 tahun dan akan segera mengakhiri programnya,” tambahnya.
Lebih lanjut ia menginformasikan, bahwa di Sepauk ini, dari 40 desa, masih ada 22 desa lagi yang belum deklarasi ODF.
“Yang sudah ODF ada 18 desa, atau 45 persen. Di Kabupaten Sintang baru Kecamatan Binjai Hulu yang sudah deklarasi ODF tingkat kecamatan,” katanya.
Kartiyus merasa salut dengan semangat warga Desa Kenyauk, meskipun berada di pinggir Sungai Kapuas, namun sudah mampu ODF.
“Padahal tantangan masyarakat yang tinggal di pinggir sungai adalah susah punya WC sehingga susah untuk ODF,” katanya.
Sementara itu, Kadis Kesehatan Rosa Trifinia menjelaskan, bahwa dari 401 desa kelurahan yang ada di Kabupaten Sintang, yang sudah deklarasi ODF sebanyak 176 desa atau 43, 24%.
Ia melanjutkan, deklarasi ODF ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran dan pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program-program kesehatan khususnya program sanitasi lingkungan, meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat, menjaga lingkungan, menurunkan angka penyakit berbasis lingkungan, pencegahan stunting, dan meningkatkan kondisi sanitasi lingkungan serta berkomitmen bersama-sama untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan tidak melakukan atau membiarkan masyarakat buang air sembarangan.
“ODF bertujuan untuk pencegahan upaya pencegahan stunting dan penyakit berbasis lingkungan terutama diare, demam berdarah dan penyakit lainnya. Meningkatkan akses sanitasi dasar dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya” terang Rosa.
Di tempat yang sama, Margareta Siregar selaku Project Manager Wahana Visi Indonesia untuk wilayah Sintang-Melawi menjelaskan, bahwa deklarasi ODF di Desa Kenyauk ini sekaligus perayaan mengakhiri program Wahana Visi Indonesia di Kabupaten Sintang.
“Wahana Visi Indonesia merupakan organisasi sosial kemanusiaan Kristen yang bekerja untuk membawa perubahan bagi kehidupan anak, keluarga, dan masyarakat tanpa membedakan suku, agama dan latar belakang,” terangnya.
“Poin kami adalah perubahan perilaku manusia itu sendiri. Melalui deklarasi stop buang air besar sembarangan, kita sedang menjaga iman kita karena kebersihan adalah bagian dari iman. Kita juga menjaga relasi kita dengan sesama,” tutup Margareta. (FikA/*)














