Example floating
Example floating
1001318699-clean

Ketuk Pintu Langit, Polres Mempawah Gelar Shalat Istisqa Minta Hujan

TheEditorial
theeditorial
Pelaksanaan Shalat Istisqa yang digelar di halaman Mapolres Mempawah, Minggu (30/08/2026) pagi. (Foto: Istimewa)
Example 468x60
A-AA+A++

EDITORIAL.ID – Di tengah kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), jajaran Polres Mempawah, Polda Kalimantan Barat, turut memperkuat ikhtiar dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ikhtiar tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Shalat Istisqa atau shalat memohon hujan turun yang digelar di halaman Mapolres Mempawah, Minggu (30/08/2026) pukul 08.30 WIB.

1782873990579

Shalat Istisqa dipimpin Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mempawah, Ustadz Muhammad Solihin. Shalat diikuti sejumlah tokoh agama, Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto, Wakapolres Kompol Reynaldi Guzel, PJU serta personel Polres Mempawah yang berjumlah 200 orang.

Suasana khidmat terasa saat seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, serta wilayah Kabupaten Mempawah.

Kapolres Mempawah, AKBP Ade Chandra Capa Yanto mengatakan, pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam menghadapi kondisi cuaca yang masih kering.

Baca Juga:  Metode 5 Menit: Trik Sederhana Atasi Prokrastinasi di Pagi Hari

Menurutnya, doa harus berjalan beriringan dengan upaya nyata, terutama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat serta memperburuk kualitas udara.

“Melalui Shalat Istisqa ini, kami mengajak seluruh personel dan masyarakat untuk bersama-sama berikhtiar dan berdoa memohon pertolongan Allah SWT,” ujar Ade Chandra.

Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama tersebut mendapat ridho Allah SWT sehingga hujan segera turun dengan membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Mempawah.

“Mudah-mudahan dari Shalat Istisqa ini Allah SWT segera menurunkan hujan yang berkah dan bermanfaat dari langit-Nya yang mulia,” katanya.

Di sisi lain, Ade Chandra juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla. Menurutnya, kondisi lahan yang kering membutuhkan kepedulian seluruh pihak agar tidak terjadi kebakaran yang semakin meluas.

Ade Chandra menilai, kondisi yang dihadapi saat ini menjadi pengingat bahwa manusia memiliki keterbatasan di hadapan Allah SWT.

“Dari musibah ini kita juga belajar bahwa kita tidak memiliki kekuasaan apa pun di hadapan Allah. Mari kita semakin merendahkan hati dan berserah diri kepada Allah SWT. Semoga Allah meridhoi ikhtiar kita bersama,” tuturnya.

Baca Juga:  Momen Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Mempawah Singgung Implementasi UU Polri yang Baru

Pelaksanaan Shalat Istisqa juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara kepolisian, tokoh agama dan masyarakat.

Selain memohon turunnya hujan, kegiatan tersebut mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan rasa syukur, menjaga kelestarian lingkungan dan peduli terhadap kondisi sesama. (Miao Dinsos)

1782387829625
Example 120x600
Example 728x250