Example floating
Example floating
1001274107-clean

Pimpin Upacara Hari Berkabung Daerah, Ini Pesan Gubernur yang Disampaikan Wabup Susana

TheEditorial
theeditorial
Wabup Sanggau, Susana Herpena memimpin upacara Hari Berkabung Daerah tahun 2026, Senin (29/06/2026).
Example 468x60
A-AA+A++

EDITORIAL.ID – Wakil Bupati (Wabup) Sanggau, Susana Herpena, memimpin upacara peringatan Hari Berkabung Daerah tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Sanggau, Senin (29/06/2026).

Acara yang dihadiri jajaran forkopimda tersebut diikuti seluruh ASN, anggota Kodim 1204/Sgu, dan anggota Polres Sanggau sebagai peserta upacara.

1782873990579

Gubernur Kalimantan Barat dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Susana Herpena menyampaikan, bahwa upacara ini dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat yang mempertahankan bangsa dan negara dari penjajahan Jepang di Bumi Khatulistiwa, Provinsi Kalimantan Barat.

“Selain itu, upacara ini merupakan salah satu cara kita untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa akan perjuangan masyarakat Kalbar melawan kekejaman penjajah, khususnya pada masa penjajahan Jepang di Kalimantan Barat,” katanya.

Dikatakannya, upacara Hari Berkabung Daerah yang dilaksanakan hari ini sejalan dengan ungkapan para pendahulu bangsa yang sering dikenal: bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.

Baca Juga:  Buka Workshop Ekonomi Kreatif 2026, Bupati Gregorius Dorong Anak Muda Jaga Konsistensi dan Integritas

“Sudah sepantasnya kita sebagai generasi penerus cita-cita bangsa bersukur bisa menikmati alam kemerdekaan seperti yang kita rasakan bersama saat ini, karena para pendahulu kita merebut kemerdekaan dengan pengorbanan yang luar biasa, baik harta, jiwa maupun raga,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Hari Berkabung Daerah yang diperingati setiap tanggal 28 Juni merupakan peristiwa perjuangan rakyat Kalimantan Barat menentang fasis militer tentara pendudukan Dai Nippon Teikoku Jepang antara Tahun 1941-1945, tidak sedikit rakyat Kalimantan Barat yang gugur sebagai pejuang syuhada kusuma bangsa.

“Dengan semangat perjuangan tersebut, diharapkan dapat menumbuhkembangkan nilai kepahlawanan dan bagaimana kita dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya, untuk kemudian diimplementasikan dalam membangun serta mempersatukan masyarakat Kalimantan Barat khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” paparnya.

“Semangat dan nilai kepahlawanan yang ditunjukkan oleh para pendahulu kita hendaknya dapat kita hayati dan menjadi inspirasi yang kemudian memacu dan memicu kita semua dalam mengisi kemerdekaan ini, untuk mencapai kemerdekaan bangsa yang sesungguhnya,” pungkas dia. (Abang Indra)

1782387829625
Example 120x600
Example 728x250