
EDITORIAL.ID – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Sungai Pinyuh, tepatnya di Jalan Pasar Pagi, RT 01/RW 05, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, pada Selasa (09/06/2026) sore. Sedikitnya, kurang lebih 18 unit rumah toko (ruko) dilaporkan hangus dilalap si jago merah.
Kapolres Mempawah melalui Kapolsek Pinyuh, AKP Agus Suryana, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.45 WIB saat aktivitas warga masih berlangsung.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Edo (27 tahun), kepulan asap tebal pertama kali terlihat membumbung tinggi di bagian atas ruko antara ruko nomor 34 dan ruko nomor 35 yang berada di samping jasa laundry.
”Saat saksi sedang melintas di Jalan Pasar Pagi, ia melihat asap tebal sudah keluar dari bagian atas bangunan tersebut. Api kemudian dengan sangat cepat membesar,” ujar AKP Agus Suryana, Selasa malam.
Konstruksi ruko yang sebagian besar merupakan bangunan tua dengan material kayu yang mudah terbakar, membuat kobaran api merembet dengan cepat ke bangunan di sekitarnya. Akses jalan yang cukup sempit di area pasar juga sempat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.
Untuk menjinakkan amukan si jago merah, puluhan unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari berbagai wilayah langsung diterjunkan ke lokasi.
Data Ruko yang Terdampak
Berdasarkan data pihak kepolisian, sebanyak kurang lebih 18 unit ruko yang terdampak kebakaran tersebut meliputi usaha Bakmie milik Phiau Ci, J n E milik Cong Ket Aku, Toko Sembako milik Then Kui Lan, Toko Sembako dan Sepatu milik Liu Cen Cen, Laundry milik Ban Shang, Warkop milik Ajong (ruko nomor 35), Delta Snack milik Pheng Ku (ruko nomor 34), Toko Pakaian Bunga Intan, Toko Obat Sumber Sehat Abadi milik Elina, dua ruko Kopi Bubuk Layang Biru milik Amanda, Hin Jaya Tukang Gigi milik Effendi, Toko Mas milik Kok Li Jan, Kopi Bubuk 168 milik Afat, Mie Pangsit milik Cun Ku, Toko Pakaian Sukses milik Amoy, serta dua rumah tinggal yang masing-masing dihuni oleh Aki dan Man Chin.
Tindakan Kepolisian dan Penyebab Kebakaran
AKP Agus Suryana menegaskan bahwa hingga saat ini fokus utama petugas adalah melakukan lokalisir dan pemadaman total. Pihak Polsek Pinyuh juga telah melakukan langkah-langkah darurat di tempat kejadian perkara (TKP).
”Kami sudah mendatangi dan mengamankan areal TKP, mengatur arus lalu lintas di sekitar pasar, memasang garis polisi (police line), mendata para pemilik ruko, serta memeriksa saksi-saksi,” jelasnya.
Terkait penyebab pasti kebakaran, pihak kepolisian menyatakan masih dalam proses penyelidikan (lidik). Namun, dugaan awal mengarah pada korsleting atau arus pendek listrik.
”Dugaan sementara kemungkinan disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik. Ada potensi karena masa kedaluwarsa kabel atau kapasitas tegangan tinggi yang menimbulkan percikan api. Selain itu, kami juga memprediksi kemungkinan lain seperti faktor kelalaian saklar listrik, charger HP, atau api kompor. Semuanya masih akan kita dalami,” papar AKP Agus.
Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran bersama pihak kepolisian dan warga masih berupaya memastikan api benar-benar padam (pendinginan). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, sementara untuk total kerugian materiil masih belum dapat ditaksir. Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. (FikA/*)












